Perbedaan Samsung Galaxy Tab A7 Lite dan Samsung Galaxy Tb A7 2020

Perbedaan Samsung Galaxy Tab A7 Lite dan Samsung Galaxy Tb A7 2020

Tablet bukanlah perangkat eksklusif yang dibuat hanya untuk kalangan atas. Perangkat ini mencapai segmentasi pasar yang luas. Tablet dengan harga terjangkau juga coba diperkenalkan oleh Samsung melalui seri Galaxy Tab A. Pada Mei 2021, perusahaan asal Korea Selatan ini meluncurkan tablet baru Samsung Galaxy Tab A7 Lite.

Jika Anda mendengar namanya, Anda pasti curiga bahwa akhiran “Lite” pada nama tablet ini berarti varian yang lebih rendah. Dugaan Anda mungkin benar jika membandingkan Galaxy Tab A7 Lite dengan pendahulunya yang sudah dirilis di Indonesia, Galaxy Tab A7 2020.

Perbedaan Samsung Galaxy Tab A7 Lite dan Galaxy Tab A7 2020

Kami telah menemukan bahwa ada enam perbedaan antara Galaxy Tab A7 2020 dan Galaxy Tab A7 Lite. Perbedaan ini mencakup baik yang terlihat maupun yang tidak terlihat. Lihat apa perbedaan di seluruh poin kerajinan di bawah ini!

1. Dimensi dan berat

Kemunculan Galaxy Tab A7 Lite muncul di situs resmi Samsung Indonesia. Namun, Samsung belum mengkonfirmasi material yang digunakan oleh tablet tersebut. Satu-satunya yang saat ini dikenal adalah bentuknya yang elegan. Bezel layar kiri dan kanan sudah sedikit lebih kecil dari bezel atas dan bawah.

Bagian belakang mulus dengan tulisan “SAMSUNG” di tengahnya tercetak horizontal. Tablet ini memiliki dimensi 212,5 x 124,7 x 8,0 mm dan berat 371 gram. Ini ramping dan ringan untuk tablet dengan opsi warna abu-abu gelap dan perak ini.

Sementara itu, Samsung secara terbuka mengumumkan sejak awal bahwa Galaxy Tab A7 2020 menggunakan material aluminium metalik di bodinya. Oleh karena itu wajar jika tablet ini memiliki berat 477 gram. Namun, dengan ketebalan hanya 7mm, tablet ini lebih tipis dari Galaxy Tab A7 Lite.

Selain itu, juga lebih panjang dan lebar (247,6 x 157,4 mm). Perbedaan selanjutnya ada di sisi depan, yaitu ukuran bezel layar yang membuatnya simetris antara kiri dan kanan serta atas ke bawah. Kemudian di bagian belakang, logo Samsung di bagian tengah dicetak secara vertikal, sehingga lebih mudah dibaca saat tablet diletakkan dalam mode landscape.

2. Tampilan

Samsung hanya menuliskan TFT sebagai jenis layar yang digunakan untuk memperkuat sektor tampilan kedua tablet tersebut. Namun, diyakini bahwa TFT yang digunakan bukanlah TFT kuno. Namun jenis PLS atau LTPS yang kualitasnya setara dengan IPS, hemat energi dengan sudut pandang yang bagus.

Namun, ukuran layar tiap tablet berbeda-beda. Sang ‘adik’, Galaxy Tab A7 2020 lebih besar dengan ukuran 10,4 inci. Galaxy Tab A7 Lite lebih kecil yaitu 8,7 inci. Perbedaannya tetap ada pada resolusi dan kerapatan piksel. Galaxy Tab A7 kembali unggul dengan resolusi 1200 x 2000 piksel dengan kerapatan piksel 224 ppi.

Sedangkan Galaxy Tab A7 Lite memiliki resolusi 800 x 1340 piksel dengan kerapatan piksel 179 dpi. Secara teori, tampilan layar Galaxy Tab A7 akan sedikit lebih tajam karena memiliki kerapatan piksel yang lebih tinggi. Meski begitu, keduanya sama-sama menggunakan layar dengan rasio aspek 5:3.

3. Jalan dapur

Di sektor dapur pacu, Galaxy Tab A7 2020 menggunakan chipset Snapdragon 662 yang dibuat dengan proses manufaktur 11nm. Chipset delapan inti ini terdiri dari dua kelompok prosesor, yaitu empat inti Kryo 260 Gold cepat (2,0 GHz) dan empat inti Kryo 260 Silver daya rendah (1,8 GHz). Kryo 260 Gold didasarkan pada arsitektur Cortex A73, sedangkan Kryo 260 Silver didasarkan pada Cortex A53.

Selain seri CPU, Snapdragon 662 memiliki GPU Adreno 610 yang merekam pada 600 MHz.Situs web Nanoreview mencatat bahwa chipset ini memiliki skor Antutu 8 di kisaran 170k. Menggunakan Snapdragon 662 membuat Galaxy Tab A7 lebih unggul dari saudaranya.

Pasalnya, chipset MediaTek Helio P22T yang digunakan Galaxy Tab A7 Lite belum menggunakan Cortex A7x untuk core performanya. Semua prosesor delapan inti dibangun di atas arsitektur Cortex A53. Rinciannya adalah empat core performa Cortex A53 2.3GHz dan empat core hemat daya Cortex A53 1.8GHz.

Bukti lain bahwa chipset dengan GPU Power VR GE8320 (650 MHz) masih tertinggal dari skor Antutu 8 yang diraihnya. Mengutip Chip Guider, skor yang dibukukan MediaTek Helio P22T berada di urutan 93.000.

4. Kamera

Kedua tablet memiliki jumlah kamera yang sama, dua: satu di depan dan satu di belakang. Namun, kamera depan Galaxy Tab A7 2020 memiliki resolusi yang lebih tinggi, yakni 5 MP. Selain itu, posisinya juga tepat, yaitu di sisi kanan bingkai, bukan di tengah bingkai atas.

Sementara itu, resolusi kamera depan Galaxy Tab A7 Lite “hanya” 2 MP dan ditempatkan di tengah bingkai kanan. Posisi kamera ini akan menyulitkan Anda dalam melakukan videoconference. Karena kamu harus menggerakkan tubuhmu sedikit ke kiri agar teman-temanmu bisa melihat wajahmu.

Ini akan terjadi bila tablet digunakan dalam orientasi lanskap. Menggunakan orientasi potret atau potret baik-baik saja. Namun, area jangkauan yang ditangkap kamera tidak seluas saat tablet diletakkan secara horizontal. Kamera belakang kedua tablet memiliki resolusi 8 MP.

5. Integritas sensor dan speaker

Samsung telah mengintegrasikan tiga sensor penting ke dalam motherboard Galaxy Tab A7 Lite. Sensornya adalah akselerometer (untuk orientasi), cahaya (untuk kecerahan otomatis), dan kompas. Kakaknya lebih lengkap karena tidak hanya memiliki tiga sensor. Namun, ia juga memiliki sensor jarak dan endapan terbuka.

Proximity berguna untuk mendeteksi seberapa dekat layar tablet dengan kulit manusia. Sensor ini akan memberitahu tablet untuk mematikan layar saat pengguna melakukan panggilan. Sedangkan sensornya adalah sensor accelerometer yang lebih canggih.

Sensor gyro berguna saat memainkan game virtual reality atau game lain yang membutuhkan orientasi gerakan untuk mengarahkan karakter Anda. Masalah sensor teratasi, pindah ke speaker.

Speaker atau speaker pada kedua tablet ini sebenarnya stereo dan mendukung teknologi Dolby Atmos. Namun, Galaxy Tab A7 2020 memiliki dua pasang speaker stereo, yang berarti ada empat. Oleh karena itu, Galaxy Tab A7 dapat memiliki output suara yang lebih stabil saat digunakan untuk menonton film.

6. Kapasitas baterai

Dimensi keseluruhan dan bentang layar yang lebih kecil rupanya mempengaruhi kapasitas baterai Galaxy Tab A7 Lite: 5000mAh. Sedangkan sang kakak, Galaxy Tab A7 2020 memiliki baterai dengan ukuran 7040 mAh. Bisa jadi ukuran baterai ini membuat Galaxy Tab A7 2020 lebih berat dari si kecil.

Perbedaan ukuran baterai ini juga membuat Tab A7 2020 dapat melayani penggunanya dengan lebih baik selama seharian penuh. Meski begitu, teknologi fast charging yang didukung kedua tablet ini sama, yakni 15 watt.

Sumber : Berita Teknologi Terbaru